Smarthome mulai trend beberapa waktu belakangan. Namun apakah smarthome dibutuhkan untuk rumah Anda khususnya orang Indonesia? Tentu ini akan menjadi sedikit pertanyaan mengingat trend ini semakin lama semakin menjamur.

Smarthome atau rumah pintar pada dasarnya bertujuan untuk meningkatkan keamanan rumah. Dengan memasang teknologi smarthome maka diharapkan rumah Anda akan makin aman dan terjadi dari maling dan kejahatan. Oleh karena itu jika para penjual smarthome maka mereka akan menitik beratkan pada keamanan rumah.

Selain keamanan rumah, smart home juga diperuntukkan bagi meningkatkan kenyaman dalam rumah. Hal ini dikarenakan semua teknologi smart home diklaim bisa dilakukan dari HP saja. Namun apakah itu benar? Yuk disimak penjelasan berikut:

smart home

1. Smarthome Memang Terbukti Meningkatkan Keamanan

Penggunaan smarthome mau tidak mau akan meningkatkan keamanan rumah Anda. Hal ini bisa diklaim karena Anda bisa melakukan pengawasan rumah anda melalui teknologi. Salah satu teknologi yang diusung oleh smarthome adalah sensor gerak dimana jika pada malam hari ada orang masuk ke rumah Anda (mungkin maling) maka sensor akan mendeteksi dan berbunyi.

Namun sayangnya sensor ini masih belum bisa membedakan mana yang maling mana yang bukan. Jadi misalkan anda memiliki kucing maka sensor ini juga akan mendeteksinya sebagai maling. Memang ada beberapa cara mengatasinya dengan meninggikan letak sensor tersebut namun masih akan cukup besar.

Smarthome selain dilengkapi dengan sensor gerak, biasanya juga dilengkapi dengan CCTV berbasis digital. CCTV ini diklaim bisa memantau semua gerakan yang ada dan anda bisa melihat langsung di HP Anda. Tetapi perlu Anda ketahui bahwa tentu dengan menggunakan CCTV digital ini akan meningkatkan pemakaian kuota internet Anda. Jadi pastikan kamu sudah memiliki kuota yang cukup.

Untuk kelembahannya sendiri, ketika listri mati / internet mati maka kebanyakan fungsi atau fitur smarthome akan mati juga. Hal ini wajar karena teknologi berbasis digital. Oleh karena itu tetap perlu menggunakan keamanan gaya lama yaitu mengunci rumah Anda dengan kunci manual (yang tanpa internet)

2. Kenyamanan Penggunaan.

Jika Anda berfikir ketika membuka pintu bisa dengan suara, bisa dengan teknologi ataupun dengan cara lainnya maka Anda mungkin saja melupakan satu hal. Hal yang Anda lupakan adalah biaya maintenance. Biaya maintenance dari smarthome sendiri tergolong mahal. Oleh karena itu banyak yang memberikan layanan pemasangan smarthome dengan harga yang cukup mahal.

Jadi tingkat kenyamanan Anda akan ditukarkan dengan biaya yang cukup tinggi bagi sebagian orang. Tetapi jika kamu merasa penghasilan sangat baik, kenapa harus ragu untuk memikirkan biaya ini.

3. Pemilihan Peralatan Smarthome

Ketika Anda menginginkan menggunakan smarthome maka pastikan sudah menggunakan merk-merk terpercaya karena beberapa teknologi smarthome sekarang ini cukup susah diintegrasikan ketika berbeda merk. Meskipun tidak semuanya seperti itu namun menurut catatan yang kami dapatkan, hampir semuanya tidak bisa diintegrasikan jika berbeda merk.

Untuk melakukan integrasinya juga perlu menggunakan teknisi yang berpengalaman. Tentu ini akan sedikit membuang cost Anda bukan.

4. Bisa dipasang Sendiri.

Ketika memilih untuk membeli smarthome maka pilihlah yang bisa Anda pasang sendiri. Kenapa? Karena jika itu peralatan benar-benar smart maka seharusnya Anda juga bisa memasangnya sendiri.

Beberapa jenis smarthome memang ada yang membutuhkan jasa pemasangan tetapi kami menyarankan untuk menggunakan yang bisa dipasang sendiri. Tentu ketika bisa pasang sendiri maka Anda akan makin nyaman untuk meletakkan.

Sekian dulu penjelasan kami kali ini, semoga bermanfaat.